Fitrah kebahagiaan terasa apabila ada kedekatan dengan Yang Maha Kuasa.
Fitrah kesenangan hidup ada dua yang utama, berkumpul dengan keluarga & berkumpul dengan sahabat & teman.
Yang lainnya adalah pengabdian pada masyarakat dan lingkungan.
Jadi, dengan modal fitrah kebahagiaan & fitrah kesenangan digunakan untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat & lingkungan. Bukan sebaliknya, berinteraksi dengan masyarakat & lingkungan tujuan utamanya untuk mendapatkan sesuatu guna menunjang kesenangan ketika berkumpul dengan keluarga dan sahabat, kemudian melupakan fitrah kebahagiaan.
Rejeki mestinya dipahami sebagai efek samping dari pengabdian kepada masyarakat & lingkungan, bukan malah rejeki menjadi tujuan utama ketika berinteraksi dengan masyarakat & lingkungan.
Jadi, bekerja sesuai dengan kemampuan & keahlian kita masing-masing musti diniatkan sebagai pengabdian kepada masyarakat & lingkungan (tentu hanya karenaNya), untuk itu mudah-mudahan rejeki akan mengikuti, amin.
Ditulis oleh: Raden Djoni Sudjatmoko