Idul Adha segera tiba, kembali terjadi perbedaan tanggal, para alim ulama & para pakar telah membahasnya, dan menyimpulkan harus berbeda,,.. kita tinggal pilih ikut yg mana, tidak perlu memperdebatkannya lagi, tidak ada paksaan dalam beragama, klo ingin lebih yakin dapat mengkaji sendiri-sendiri. Justru yg lebih penting adalah makna yg tersirat dari idul adha. Pernahkah kita berpikir kenapa hari raya dlm islam itu ada dua, idul adha dan idul fitri?
Idul adha mengandung makna pengorbanan yg mana pengorbanan ini mesti ada dalam setiap kita “menjalankan segala perintahNYA”
Idul fitri mengandung makna bersih karena kita mampu ‘menahan/puasa’ yang mana menahan/puasa ini harus ada dalam setiap kita “menjauhi segala laranganNYA”
Menjalankan segala perintahNYA dan menjauhi segala laranganNYA adalah inti dari perjalanan hidup dari lahir hingga ke liang kubur,, apakah karena ini alasan perlu dijadikan hari Raya? Hanya Alloh yg tahu…
…Yang jelas untuk kedua makna tersirat itu yakin tidak ada perbedaan.. inilah yang baik untuk dibicarakan guna peningkatan pelaksanaan “menjalankan perintahNYA & menjauhi laranganNYA” yang berkaitan dengan lingkungan kita masing-masing, baik di rumah maupun lingkungan pekerjaan atau komunitas2 yg lain…,
Bicarakan yang sama tidak cukup waktu kita, untuk perbedaan sebaiknya saling menghormati..
Selamat hari raya idul adha,, semoga semangat berkorban ada dalam setiap gerak dan langkah kita….amin,,
nb.. khusus kritik untuk Pemerintah demi menghormati perbedaan sebaiknya meliburkan juga mereka yg berbeda…
Ditulis oleh: Raden Djoni Sudjatmoko