Generasi Muda

Jawa Pos, Minggu 6 April 2008
Ditulis oleh: H. R. Djoni Sudjatmoko, SE

Generasi muda adalah tulang punggung perjuangan dan pembangunan bangsa dan negara. Baik dan bersemangat para generasi mudanya atau sebaliknya, hal ini sangat menentukan dalam perjalanan suatu negara.

Apabila kita perhatikan lingkup yang lebih kecil, yaitu kota Mojokerto, dari tulisan terdahulu kita sudah menyatukan pendapat serta mendudukkan bersama dalam benak kita, bahwa Mojokerto sudah tidak bisa menunggu lagi, sudah harus berubah, berubah kearah yang lebih baik, berubah mengejar ketertinggalan.

Dalam kaitannya dengan generasi muda kota Mojokerto, perubahan seperti apa yang perlu dilakukan. Ini adalah sangat penting, nafas dari perubahan yang hendak dilakukan di kota Mojokerto secara berkesinambungan, terletak pada semangat para generasi mudanya.

Memperhatikan kondisi generasi muda di kota Mojokerto, yang hampir sama juga dengan kota-kota disekitarnya, mulai tumbuh sesuatu treen yang kurang baik, sesuatu perkembangan yang mengarah pada materialistik. Kehidupan generasi muda terdapat kecenderungan kearah hedonisme. Yang dianggap hebat adalah para anak orang kaya dengan berbagai fasilitas kemewahan dari orang tuanya, tidak peduli dia tidak mempunyai kemampuan apa-apa.

Hal seperti ini kalau dibiarkan terus menerus akan sangat menyedihkan, akan tercipta generasi muda pemimpi yang pecundang dan tidak memiliki daya saing, sehingga kota Mojokerto akan semakin tenggelam.

Hanya sebagian kecil orang terlahir sebagai anak orang kaya, kita semua tidak perlu mempermasalahkan itu. Mari kita belokkan arah trend setter untuk generasi muda, agar tercipta generasi pejuang, tangguh, berkarakter, berbekal keahlian, dan memiliki daya saing yang tinggi. Bagaimana memulai perubahan itu?

Ada kata bijak untuk memulai suatu perubahan yang patut kita contoh, yaitu:

  • Mulai dari yang kecil-kecil;
  • Mulai dari diri sendiri;
  • Mulai dari saat ini.

Trend setter yang mendasar harus kita rubah, generasi muda yang hebat adalah mereka yang berprestasi. Berprestasi di bidang apa saja, baik itu di bidang ilmu pengetahuan, olahraga maupun seni. Untuk mewujudkannya agar pemuda yang berprestasi bermunculan, dan energi positif para generasi muda dapat tersalurkan, maka kompetisi-kompetisi kepemudaan (bidang ilmu pengetahuan, bidang olahraga dan bidang seni) harus senantiasa dilaksanakan secara terus menerus, dikemas secara kreatif dan menarik.

Hal ini tentunya tidak dapat hanya mengandalkan pihak sekolah yang menyelenggarakan, pemerintahan kota harus ikut serta secara aktif karena menyangkut dana yang tidak sedikit dan juga gebyarnya acara sehingga menimbulkan gaung yang lebih besar, kebanggaan bagi para pesertanya dan tentunya bagi para pemenangnya.

Hal ini apabila dilaksanakan dengan baik, akan memacu semangat belajar dan berlatih para generasi muda, sehingga kedepan dapat kita harapkan bermunculan generasi muda bermental pejuang yang sportif, berkarakter, mempunyai keahlian dan berdaya saing tinggi, sehingga bisa membawa kemajuan bagi kota Mojokerto tercinta ini kearah yang lebih baik, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi niat baik kita semua, amin.


About this entry